Jelang Pilkada, Belum Ada Lembaga Pemantau Mendaftar ke KPU Labura


jelang pilkada belum ada lembaga pemantau mendaftar ke kpu labura
Labura, MISTAR.ID
Menjelang pelaksanaan pemilihan bupati/wakil bupati yang berlangsung lebih kurang sebulan lagi, belum ada satupun lembaga pemantau pemilu yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu Utara.
Demikian dikatakan Komisioner KPU Labura Darwin melalui telepon, Jumat (25/10). “Hingga hari ini belum ada satu pun lembaga pemantau Pemilihan bupati/wakil bupati yang mendaftar ke KPU Labura,” katanya.
Padahal, imbuhnya, calon bupati/wakil bupati yang sudah ditetapkan KPU Labura hanya satu paslon yaitu Hendriyanto Sitorus-Samsul Tanjung.
Baca juga: Jelang HUT ke-65, PP Labura Gelar Donor Darah dan Fogging
Kondisi itu menurutnya merupakan momen yang tepat bagi kelompok atau lembaga pemantau. Karena jika ada pelanggaran, hanya lembaga pemantau yang bisa mengajukan laporan atau gugatan.
Pihaknya sudah mengumumkan pendaftaran pemantau pemilu dengan pengumuman Nomor : 343/HM.02-Pu/1233/2024. “Pendaftaran pemantau dibuka mulai tanggal 27 Februari lalu hingga 16 November mendatang,” jelasnya.
Bagi kelompok yang ingin mendaftar sebagai pemantau dapat melihat persyaratannya dalam Keputusan KPU Nomor 328 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pendaftaran Pemantau dan Lembaga Survei atau Jajak Pendapat, Penghitungan Cepat Hasil Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Labura juga menyatakan hal serupa. Salah seorang staf di lembaga pengawas itu menyatakan belum mendapat informasi tentang adanya lembaga pemantau di Labura untuk pilkada mendatang. (sunusi/hm25)